Kata bijak Ar-Rumi menjelaskan fenomena cinta yang selalu ada di setiap sisi kehidupan, di setiap benda hidup dan mati. Semua dipenuhi dengan lantunan cinta. Tapi ketahuilah, cinta yang disampaikan oleh Ar-Rumi adalah cinta istimewa memesona dan membahana, bukan bualan indah sesaat. Cinta seperti ini hanya dapat diraih setelah seseorang hidup bersama satu atap dengan sang kekasih di pelaminan kelak. Artinya, cinta tidak dipetik dari goda dan rayuan gombal, tapi cinta bersemi dari kebenaran fitrah manusia.
Sabtu, 07 Januari 2012
Ungkapan Cinta Jalaludin Ar-Rumi
"Sesungguhnya tak mungkin pecinta mencari, tanpa dicari pula oleh kekasihnya. Apabila kilat cinta telah membakar hati ini, ketahuilah di hati telah bersemayam cinta yang penuh gelora. Apabila cinta Tuhan telah membara di relung hatimu, pastilah ia telah mencintaimu. Tiada suara tepuk tangan terdengar dari sebelah tangan. hikmah Tuhan dalam takdir hukum yang menjadikan kita saling mencintai. Oleh karenanya, setiap bagian ini ada pasangannya. Di mata orang bijak, langit adalah laki-laki, dan bumi adalah wanita. Dan, bumi memupuk apa yang dijatuhkan langit. Apabila bumi kekurangan panas maka langit mengirimkannya. Apabila ia kekurangan embun dan kesegaran maka langit memperbaruinya. "
Kata bijak Ar-Rumi menjelaskan fenomena cinta yang selalu ada di setiap sisi kehidupan, di setiap benda hidup dan mati. Semua dipenuhi dengan lantunan cinta. Tapi ketahuilah, cinta yang disampaikan oleh Ar-Rumi adalah cinta istimewa memesona dan membahana, bukan bualan indah sesaat. Cinta seperti ini hanya dapat diraih setelah seseorang hidup bersama satu atap dengan sang kekasih di pelaminan kelak. Artinya, cinta tidak dipetik dari goda dan rayuan gombal, tapi cinta bersemi dari kebenaran fitrah manusia.
Sumber : JOSH ~ Jomblo Sampai Halal
Kata bijak Ar-Rumi menjelaskan fenomena cinta yang selalu ada di setiap sisi kehidupan, di setiap benda hidup dan mati. Semua dipenuhi dengan lantunan cinta. Tapi ketahuilah, cinta yang disampaikan oleh Ar-Rumi adalah cinta istimewa memesona dan membahana, bukan bualan indah sesaat. Cinta seperti ini hanya dapat diraih setelah seseorang hidup bersama satu atap dengan sang kekasih di pelaminan kelak. Artinya, cinta tidak dipetik dari goda dan rayuan gombal, tapi cinta bersemi dari kebenaran fitrah manusia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar