Sabtu, 07 Januari 2012

Makna Air Mata


Ibunda, Kenapa Engkau Menangis?
     Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya, "Ibu, mengapa ibu menangis?" Ibunya menjawab, "Sebab ibu adalah seorang wanita, nak". "Aku tidak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tidak akan pernah mengerti..." Kemudian anak itu bertanya pada ayahnya, "Ayah, mengapa ibu menangis? Sepertinya ibu menangis tanpa sebab yang jelas?" Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan." Hanya itu alasan yang bisa diberikan ayahnya.

     Lama kemudian anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya pada Tuhan, "Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?" Dalam mimpinya, Tuhan menjawab, "Saat kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama."

    " Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur."
    " Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau seringkali ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu."
    " Kuberikan keperkasaan, yang membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sedang putus asa. Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah."
    " Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kenyamaan saat didekap dengan lembut olehnya."

     " Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuknya yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?"
     " Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tidak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali kebijaksanaan itu menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi."

     " Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun yang ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup, karena dikakinyalah kita menemukan surga."


Sumber : Ketika Allah swt Lebih Menyayangi Wanita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar